Tuesday, August 11, 2009

Sajak Untuk Sang Burung Merak

Jangan Takut Ibu, Balada Orang-Orang Tercinta.
Empat Kumpulan Sajak, Rick dari Corona.
Potret Pembangunan Dalam Puisi, Bersatulah Pelacur-Pelacur Kota Jakarta.
Pesan Pencopet kepada Pacarnya, Perjuangan Suku Naga.
Blues untuk Bonnie, Surat Cinta.
Sajak Seorang Tua tentang Bandung Lautan Api, Mencari Bapak.
Sajak Sebatang Lisong, Sajak Orang Lapar.
Sajak Rajawali, Aku Tulis Pamplet Ini

Dan lain lain sihir ciptamu, abadi di dalam semua sadar kami para pencintamu.
Selamat jalan 'burung merak'.
Terbanglah, dan tunggu waktuku

070809, Rastamaniss

Nama dalam takdir

Andai mampuku membangun sebuah kastil yang megah untukmu
Akan terlaksana untuk menyandingkan semua keelokan dirimu
Ikhlasku menjilat manis keringat yang menetes untuk cerita kita
Berikan satu niat menjagamu selama aku bernafas dalam setiap hela

Jika dalam takdirmu pun,
Tertulis namaku...

090709, Rastamaniss

Lengkap

Saat malamMu datang mencekik
jelas bayangkan berjutajuta rindu
rasakan satu sesal terus mencabik
melengkapi aku sendiri terbang ku

Bukan satu tindakan yang mudah
hilangkan setiap inchi kenangan
dalam angan harap begitu serakah
tanpa akhir sebuah kemenangan

Jalan panjang gelap paparkan perih
janji membisikan siksa yang sempurna
tegakkan ragaku yang lama mendidih
dalam tatap kosong sumpahkan hina

Jatuh terkapar temani sang dendam
menunggu waktu berhenti tertawa
bahagia tertinggal samar merekam
senyum canda leburkan tipu tercipta


260609, Rastamaniss

Dialog dua airmata

"Heh..kamu ngpain disini ?!"
"Memangnya kenapa klo aku disini ?"
"Mewakili apa kamu menetes ?"
"Mewakili kesedihan !"
"Bukannya hanya aku yang ada disini sendiri !"
"Lho..kamu mewakili apa ?, Bukan nya aku saja ??"
"Aku mewakili kebahagiaan.."
...
"Baiklah..., kita berjalan bersama saja"

090809, Rastamaniss

Kata Untukmu dan untukNya

Untaian kenangan indah mengalun
bius semua sadar dan mimpiku
terpesona akan rasa yang sempurna
meski tak layak untuk terungkap
walau tak sesal harus tertutup
teruraikah kata untuk semua kisah ini?
terungkapkah kalimat dalam cerita kita?
sepanjang waktu ada takkan terhapus
menggores tajam dalam gambarkan harapan
semuanya tersimpan lengkap dalam hatiku
segalanya akan terjaga sampai nanti Allah melihatku.

...............

Apa yang harus aku pinta lagi ya Allah?
apa yang harus ku mohon lagi?
khayalku merabun dan sedikit sirna
tenggelam dalam tanda tanya serupakah cintaku?
bergetarkah belahan jiwaku?
mungkin harus ku benamkan keningku
dalam nyaman sejadahMu ya Allah?
memohon ampun semua dosaku
maafkan aku, aku bukan hambaMu yang baik
tapi aku memohon dari lubuk hati ku yg terdalam

Rangkaian kalimat kosong entah kapan terisi
berwujud kata gumam berserta linangan airmata
Ya Allah..
aku kehabisan katakata..
Jangan siksa aku lagi..

020709, Rastamaniss

 
template by suckmylolly.com flower brushes by gvalkyrie.deviantart.com