Friday, October 02, 2009

Puisi untuk kamu

Bukan seperti sebuah mawar biasanya
Melukai setiap sentuhan yang membelainya
Mewangi di setiap ruangan dan mengurungnya
Membunuh bosan dalam satu limpahan senyum

Tapi mungkin memang dia yang terindah.

060909, Putra

2043

Terukir nyata rasa takut dalam hati
fikirkan miris keadaan bumi terindah
jutaan tetes airmata banjiri alam semesta
menangis tak kuasa lagi tegar menantang

Bayangkan paras cantik itu bersedih
terbakar hangus murka penguasa siang
hancur tersakiti dan musnah dalam kecewa
Meringis menahan perih yang tergores

menjilat sendiri darah keluar dari tubuhnya
neraka akan tercipta di atas pijakan kita
kematian meraung jelas di setiap sudutnya
sesalkan sikapsikap tak peduli menciumnya

090909, Putra

Nyata

Berfikir..Berfikir.
Lunak otakku membeku!
setengah memaksa, setengah menahan
masuk perlahan sebagian ke alam mimpiku
bertimbang-timbang dengan alasan yang kuat
sekiranya cukup mampu membuat dirimu menjauh.

Ah..semoga dia melihatku utuh.

160909, Putra

Aceh untuk Anyer

Lepas benak usang terjejal mati,
perkosa kebebasan ekspresi hati.

Untuk sadari murni kuasa ilahi,
bentang - bentang syukur tak menepi.

Menyambung simphoni bahagia menari,
dalam untaian jalan merangkul emosi.

mengikuti prosa jiwa elok membuai,
ciptakan mata terbakar titik damai.

Tetaplah menyala hijauku
untuk kami tinggalkan dosa,
bersama indah bola api yang tenggelam
dan senyum manis bidadari pasir putih.

260909, Putra

Sajak emosi

Debu - debu yang melihatku mengerang
tercabik dan tajam pun menghilang
sekilas limpahkan salah usir ego ku
meski semua nya bodoh dilakukan

Saksikan detik untuk menit aku merapuh
tenggelam terkubur bersama sepi yang ada
menyayat sendiri permukaan hati sendiri
merobek semua harapan juga menikam hari

Ketika waktu berpihak untukku mungkin,
kupenggal nafas ini untuk terakhir!!

300909, Putra

 
template by suckmylolly.com flower brushes by gvalkyrie.deviantart.com