Monday, December 17, 2012

Sajak Perpisahan Untuk Sahabat

Langkahku bimbang gelap menapak hari
Akal ini tumbang ditebas hitam berdiri
Limbung dipermainkan jalan tak berisi
Menunduk raga saat kuasa masih berlari
Goresan tak lahir lukis kanvas bumi
Dipaksa bergerak dalam getaran jemari
Sirna kemudian ketika datang mimpi
Samar mulai menghilang kalian hampiri
Detikdetik teratur bergerak menari
Senyum, cinta, kecewa mengalir sendiri
Setiap laku terganti meski tak lunasi
Sampai waktu mengajak aku harus pergi
.........!!


Terimakasih sahabat untuk setiap cerita,
Mohon maaf untuk salah yang tercipta.

181212, PutRastamaniss

Friday, November 23, 2012

Dosa Terindah

Khayalan ini berubah menyata
Musnahkan takut menyingkir
didalam bingkai terhina berdosa

Selamanya
Bersama senyuman yang seharusnya terbunuh
Terpasung
Sempurna nafsu murni yang bernyanyi

Tipuan dengan tindakan bersatu
Dari hati yang samar
Tampar sang takdir menantang kepalsuan

Lenyapkan aku
Sebelum kau menyesal
Singkirkan aku
Leburkan!!

091012, PutRastamaniss

Tuesday, July 03, 2012

Membunuh cinta

Mungkin risau ini selalu berteriak di tubuhku
Mereka bernyanyi merayakan kemenangannya
Terbenam jauh merasuk setiap kosong hariku
Mengubur paksa senyum manis yang merona

Pun semua berpawai di detikdetik langkah
Dalam tiaptiap hembusan nafas nya terlepas
Menghitung satusatu ukiran janji yang rengkah
Terbakar hangus terbunuh tertikam dan getas
......
Musnahlah!
Kau harus mati!



030712, PutRastamaniss

Trotoar

kepul asap dari bibirku tuliskan semua halusinasi
berteduh pohon kamboja yang lama tertanam sendiri
terus melayangkan sejuta kisah - kisah dengan nyata
Terjalin penuh dosa dan tawa terbahak menjadi sah

Beberapa meter dari jembatan megah kokoh dan elok
kuat membekas dijalan ini sebuah takdir kehidupan
meski rasa kadang menciut bersama ketidakadilan hukum
tentram akan terus berkibar dalam kobar api kedamaian


210909, Putrastamanis

Monday, March 26, 2012

Takdir


Rindang ini tercipta ketika takdir menampar
Hadirkan keindahan warna dari rindu yang lusuh
Membusuk sendiri tertanam setia yang terbakar
Terhempas harapan penuh sesal serta menjauh

Bukan jalan seperti ini langkahku berderap
Buah itu ranum meski induk tak pernah ditanam
Wanginya ada sebelum pandangan kita bertatap
Tutupi samar samar keinginan jauh terbenam

Berharap kehidupan selanjutnya nyata....


180312, Rastamaniss

Friday, January 27, 2012

Satu yang terindah

Sedikit nya pesona telah menyebar
rasa ini mengurungku dengan kasar
Mulai membunuh abadiku melemah
dengan batin yang menolak saat lemah

Bohongi semua rasa iba ini terbakar
pun mengutuk setiap inci dari sabar
Tiada berfungsi setiap kata serapah
Tak berguna segala untaian sumpah


28012012, Putrastamaniss

 
template by suckmylolly.com flower brushes by gvalkyrie.deviantart.com