Belum selayaknya kau ada di langit itu
semua ucapmu belum semestinya ada
suatu saat juga kau akan melayang
entah kapan, tapi bukan untuk saat ini
Turunlah sayang, bukan aku tak bisa
menggapaimu atau melebihi tinggimu
kalimat ganjil ini untukmu dari bibirku
ganjil karena kau simpangkan lakumu
Bukan satu kenyataan jika kau bertahan
namun sebab dengan datang akibat nantinya.
berfikirlah tak seharusnya kau terbang awal
sudahlah, kembali ke sarang mu manis
Meski sadar, sayap mu telah terkembang
kicau merdu menggoda puluhan elang datang
secara jujur aku tulis, lewat satu puisi tertuju
kata yang tak terbentuk dengan indah dariku
Pun aku seekor elang, simpati tetap untukmu
menilaimu kagum, dengan sedikit rasa khawatir
melewati maksud tertinggal atau apapun tentangmu
hanya aku ingin kau lalui sempurna harimu
Sebelum cakar itu merobek semua harapanmu
serta tajam paruh itu menggerogoti hatimu
kemarilah burung kecil, terbang disampingku
atau aku yang pergi untuk tak lagi perdulikanmu
030609, Rastamaniss
Tuesday, June 09, 2009
Merpati
By Putrastamaniss at 1:41 AM
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 comments:
Post a Comment