O' son of Al-Khattab, how very I yearn for you.
I Missing every your motion, attitude, firmness, your humility.
I testify by name of Allah SWT no one men can be like you until now.
I always hoping someday to seeing face to face with you. To hear your voice directly.
I want to tell you the story about how broken the period right now, and how cruel the period I lived within.
Without someone like you here.
Putra 070618
Thursday, June 07, 2018
Omar
By Putrastamaniss at 12:32 AM 0 comments
Maretmu yang manis 6
Dan waktu efektif berkerja
Terbangkan semua memori
Hari ini terulang
Dan teruslah berulang
Sepandang acuhkan cerita
Paradigma berkawan sisi
Jilati sang ruang
Konstan dengan gelombang
Lenteraku
Maret ini milikmu lagi
Putra 09032017
By Putrastamaniss at 12:31 AM 0 comments
Kamu, aku yang lain
Layangkan tiada arti
Deksripsikan tentang waktu
Belum tiba bertepi
Semua ceria pun semu
Apa laku ku bertindak?
Garisan tertata adil
Tiada keluh dan teriak
Cukup diam tanpa labil
Gelap pun baluri nadi
Pompa setiap denyutnya
Membunuh mati sang rindu
Dengan atau tanpa mu
Putra, 070618
By Putrastamaniss at 12:28 AM 0 comments
Thursday, September 17, 2015
Penipu
Deskripsi kosong terus tertulis
Dalam fungsi mesin kendali tubuh mereka
Lukisan yang tak relevan dengan kondisi
Juga tergambar jelas di tiap jengkal visualitas yang mereka terkam habis
Berantakan!
Semua disisin bangga dengan cara abstrak!
Sebinasa mungkin untuk kita! pun semua berkeluh
Riuh tepuk tangan tetap bergemuruh
Dari jemari badut badut tolol
Di sela rintihan suara yang jelas berdarah
Ditengah jeritan meminta untuk hentikan langkah kalian
Sebelum semua hilang
110915, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 12:07 AM 0 comments
Nerraisyah Zainati Azzahra
Erangan serta peluh nan pasi
Bersautan menuju nikmat rejeki
Serukan munculnya buah hati
Dalam imaji bahagia tersaji
020815, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 12:00 AM 0 comments
Monday, March 09, 2015
Maretmu yang manis 4
Satu nama dalam tahun
Antara dua belas
Aku menawan satu
Lindungimu kini
Ketiadaanku pergi
Tepikan ragu hidup
Alurkan langkah bersama
Hingga hari ini kembali terulang
Rasa yang sama, denganmu, selamanya
090315, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 12:44 AM 0 comments
Tuesday, December 09, 2014
Harimu Sahabat
Terbentang setiap garis ingatan
tentang semua yang kita goreskan
bercerita duka melagukan suka
melewati tiaptiap detik bersama
temaniku dalam setiap tawa airmata
hingga langkah tak lagi gulana
denganmu sahabat, kita tantang masa
Menikmati penuh semua karunia Nya
sampai waktunya disetiap harimu
senyum ini selalu terbungkus haru
ucapkan secuil kalimat melagukan doa
berirama lantunkan harapan dan cinta
*selamat berbahagia di hari ulang tahunmu sahabat,
semoga selalu sukses dan panjang umur.
By Putrastamaniss at 6:59 PM 0 comments
Monday, December 17, 2012
Sajak Perpisahan Untuk Sahabat
Langkahku bimbang gelap menapak hari
Akal ini tumbang ditebas hitam berdiri
Limbung dipermainkan jalan tak berisi
Menunduk raga saat kuasa masih berlari
Goresan tak lahir lukis kanvas bumi
Dipaksa bergerak dalam getaran jemari
Sirna kemudian ketika datang mimpi
Samar mulai menghilang kalian hampiri
Detikdetik teratur bergerak menari
Senyum, cinta, kecewa mengalir sendiri
Setiap laku terganti meski tak lunasi
Sampai waktu mengajak aku harus pergi
.........!!
Terimakasih sahabat untuk setiap cerita,
Mohon maaf untuk salah yang tercipta.
181212, PutRastamaniss
By Putrastamaniss at 9:27 PM 0 comments
Friday, November 23, 2012
Dosa Terindah
Khayalan ini berubah menyata
Musnahkan takut menyingkir
didalam bingkai terhina berdosa
Selamanya
Bersama senyuman yang seharusnya terbunuh
Terpasung
Sempurna nafsu murni yang bernyanyi
Tipuan dengan tindakan bersatu
Dari hati yang samar
Tampar sang takdir menantang kepalsuan
Lenyapkan aku
Sebelum kau menyesal
Singkirkan aku
Leburkan!!
091012, PutRastamaniss
By Putrastamaniss at 2:55 PM 0 comments
Tuesday, July 03, 2012
Membunuh cinta
Mungkin risau ini selalu berteriak di tubuhku
Mereka bernyanyi merayakan kemenangannya
Terbenam jauh merasuk setiap kosong hariku
Mengubur paksa senyum manis yang merona
Pun semua berpawai di detikdetik langkah
Dalam tiaptiap hembusan nafas nya terlepas
Menghitung satusatu ukiran janji yang rengkah
Terbakar hangus terbunuh tertikam dan getas
......
Musnahlah!
Kau harus mati!
030712, PutRastamaniss
By Putrastamaniss at 11:44 AM 0 comments
Trotoar
kepul asap dari bibirku tuliskan semua halusinasi
berteduh pohon kamboja yang lama tertanam sendiri
terus melayangkan sejuta kisah - kisah dengan nyata
Terjalin penuh dosa dan tawa terbahak menjadi sah
Beberapa meter dari jembatan megah kokoh dan elok
kuat membekas dijalan ini sebuah takdir kehidupan
meski rasa kadang menciut bersama ketidakadilan hukum
tentram akan terus berkibar dalam kobar api kedamaian
210909, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 11:42 AM 0 comments
Monday, March 26, 2012
Takdir
Rindang ini tercipta ketika takdir menampar
Hadirkan keindahan warna dari rindu yang lusuh
Membusuk sendiri tertanam setia yang terbakar
Terhempas harapan penuh sesal serta menjauh
Bukan jalan seperti ini langkahku berderap
Buah itu ranum meski induk tak pernah ditanam
Wanginya ada sebelum pandangan kita bertatap
Tutupi samar samar keinginan jauh terbenam
Berharap kehidupan selanjutnya nyata....
180312, Rastamaniss
By Putrastamaniss at 9:25 AM 0 comments
Friday, January 27, 2012
Satu yang terindah
Sedikit nya pesona telah menyebar
rasa ini mengurungku dengan kasar
Mulai membunuh abadiku melemah
dengan batin yang menolak saat lemah
Bohongi semua rasa iba ini terbakar
pun mengutuk setiap inci dari sabar
Tiada berfungsi setiap kata serapah
Tak berguna segala untaian sumpah
28012012, Putrastamaniss
By Putrastamaniss at 10:55 AM 0 comments
Friday, December 30, 2011
Wajah
Menjelma sempurna sejumlah bingkai di ceritaku
Serentak nya memberontak silih berganti di hidupku
Tergores tak jarang, pun mengusung ku terbang tinggi
Lengkap pula rapih tersaji dalam setiap nafas pergi
Selintas akal sehatku suarakan argumen menilai
Senyum lebar meski hati murka dan berteriak ramai
Dia tertikam oleh ilusi fana yang kadang menyeka
Sesaat terbunuh untuk terus diam seribu bahasa
ahh.. omong kosong!
Aku tetap aku, persetan topeng kalian !!
31122011, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 10:33 PM 0 comments
Thursday, December 29, 2011
November
Di sini dijabarkan aturan
hitam telah mengintip setia
kaburkan suci yang sejati
menerima kebaikan atau
jauh lebih buruk sekalipun
ukirkan jelas pesona alami
berkata di setiap ucapan
dari bibir yang terpilih
tentang bulan november
041109, putRastamaniss
By Putrastamaniss at 12:24 PM 0 comments
Ungkapan
Goresan kata tercekat di nyaliku
terus menggumpal paksa aku
hingga sampai waktu akan memotong hadirku
rangkul sesal yang hantui hariku
dan lihat sekarang
takut ini menikam dalam pesonaku
160809, Putra
By Putrastamaniss at 12:23 PM 0 comments
Marshbrand
Halus raga bungkus canda
Tipismu kujilati serakah!
Sejuta kasih untuk rangkulmu
Temaniku damai dalam hidup
200707, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 12:23 PM 2 comments
Trotoar
epul asap dari bibirku tuliskan semua halusinasi
berteduh pohon kamboja yang lama tertanam sendiri
terus melayangkan sejuta kisah - kisah dengan nyata
Terjalin penuh dosa dan tawa terbahak menjadi sah
Beberapa meter dari jembatan megah kokoh dan elok
kuat membekas dijalan ini sebuah takdir kehidupan
meski rasa kadang menciut bersama ketidakadilan hukum
tentram akan terus berkibar dalam kobar api kedamaian
210909, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 12:21 PM 0 comments
Perempatan
Kain - kain lusuh terpasang
balut kembali seluruh iba
menjemput hasil dalam debu
menepis kotor yang hadir setia
kembali terlintas
benak menghapus sehat
meronta, membayang impian
untuk lahir mengambil pintas
dalam tipu dan rayu
bibir - bibir palsu peramai jalan raya.
210909, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 12:20 PM 0 comments
Lentera
Gelap ini menertawakanku polahku
mencibir semua kebodohanku
lenyapkan senyumku, hilangkan pula tawaku
Gelap ini puas telanjangiku
menari bangga melihat tundukku
meraba raba dinding kotor lembab ciptanya
Dingin telah bekukan akalku
jumput sebuah parang berkalung dileherku
nantikan roh ku melayang memaki sikapku
terdiam meneteskan airmata darah
duduk menanti tanpa ada yang di nanti
sesaat leherku terputus, namun
Penghujung cerita,lentera terangiku
"sebuah anugrah" sangka ku
"akhir sang kelam" benak ku
kugantung takdirku bersamanya
coba hindari pukulan telak hatiku
hampa, sunyi, terbakar cahayanya
Redupnya terus ku tiupi kehangatan
melelehkan semua beku hariku
meleburkan hina yang kudapat
memaksa tulus mencium hatiku
anugrahkan yang tak terbaca dalam hidupku
ajari bibirku lembut tersenyum bahagia
Menggenggamnya dengan kasihku
lewati hitam yang siap menerkam ku
membunuh karat dalam sendiku
hangatkan ruang dalam sinarnya
aku bersyukur, lintaskan tetap ini murniku
menjaga dan melindungi panas apinya
190909, Putrastamanis
By Putrastamaniss at 12:19 PM 0 comments
